Gempa Bumi Magnitudo 4,8 di Laut Utara Sumbawa Besar

BMKG sore ini, Kamis tanggal 22 Agustus 2019 pukul 16.58.43 WITA, menginformasikan kejadian gempa bumi di Laut Flores Utara Sumbawa Besar. Hasil analisa menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,8. Episenter terletak pada koordinat 7,92 LS dan 117,15 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 56 km timur laut Pulau Saringi, pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Trust).

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) dan Mataram II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa yang terjadi dekat garis Permukaan Sesar Naik Flores

Berbeda dengan gempa dangkal yang sebelumnya yang bisanya terjadi dekat dengan daratan, kejadian gempa dangkal ini tepat terjadi di garis sesar Naik Flores atau ditengah-tengah laut Flores. Hal ini berdampak pada intensitas guncangan yang lebih kecil didaratan.

(Visited 90 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *